Pastikan Agenda Berjalan Sesuai Rencana, Bawaslu Balikpapan Gelar Rapat Pemantapan Persiapan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif ke Ormas dan Pemilih Pemula
|
Balikpapan – Bawaslu Kota Balikpapan menggelar rapat pemantapan persiapan kegiatan pengawasan partisipatif bersama pemangku kepentingan (stakeholder), organisasi masyarakat (ormas), serta lembaga pendidikan di Ruang Sidang Bawaslu Kota Balikpapan, Rabu (14/10/2026). Rapat ini dilaksanakan untuk mengevaluasi sejauh mana persiapan yang telah dilakukan sekaligus memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan yang direncanakan berlangsung pada Oktober hingga November 2026.
Dalam rapat tersebut, Bawaslu Kota Balikpapan membahas perkembangan persiapan dari setiap agenda, mulai dari koordinasi dengan calon mitra, penyusunan jadwal kegiatan, kesiapan peserta dan narasumber, hingga kelengkapan administrasi serta kebutuhan teknis pelaksanaan. Pembahasan ini dilakukan untuk mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu ditindaklanjuti agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
Anggota Bawaslu Kota Balikpapan, Ahmadi Azis, menegaskan bahwa rapat pemantapan menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan seluruh aspek kegiatan, terutama koordinasi dan kerja sama dengan mitra yang akan dilibatkan.
“Persiapan perlu terus dipantau agar setiap tahapan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana. Melalui koordinasi yang baik dengan organisasi masyarakat dan lembaga pendidikan, kita berharap upaya penguatan pengawasan partisipatif dapat menjangkau lebih banyak elemen masyarakat serta meningkatkan kesadaran bersama terhadap pentingnya pengawasan Pemilu,” ujar Ahmadi Azis.
Selain itu, rapat membahas tindak lanjut koordinasi dengan organisasi masyarakat dan lembaga pendidikan, termasuk perkembangan penyusunan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan perjanjian kerja sama. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan mitra serta memperjelas bentuk kolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan.
Dari sisi teknis dan administrasi, Bawaslu Kota Balikpapan turut memantapkan kepastian jadwal, jumlah peserta, narasumber, perlengkapan kegiatan, serta dokumen pendukung yang diperlukan. Tertib administrasi dan pelaporan keuangan juga menjadi perhatian guna memastikan kegiatan terlaksana secara akuntabel dan sesuai ketentuan.
Melalui rapat pemantapan ini, Bawaslu Kota Balikpapan berupaya memastikan berbagai persiapan yang telah dilakukan dapat ditindaklanjuti secara terkoordinasi. Sinergi bersama stakeholder, organisasi masyarakat, sekolah, dan perguruan tinggi diharapkan mampu memperkuat pendidikan demokrasi serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif.
Dengan persiapan yang terarah dan kerja sama yang berkelanjutan, Bawaslu Kota Balikpapan berharap pengawasan partisipatif semakin berkembang sebagai bagian dari upaya bersama dalam menjaga kualitas demokrasi di Kota Balikpapan.
Nv