Bawaslu Balikpapan Matangkan Persiapan Pengawasan Partisipatif Bersama Stakeholder dan Lembaga Pendidikan
|
Balikpapan – Bawaslu Kota Balikpapan mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan bersama stakeholder, organisasi masyarakat (ormas), serta lembaga pendidikan melalui rapat koordinasi internal yang digelar di Ruang Sidang Bawaslu Kota Balikpapan, Kamis (8/10/2026). Rapat ini membahas kesiapan jadwal, koordinasi mitra, kelengkapan administrasi, serta teknis pelaksanaan kegiatan yang direncanakan berlangsung mulai Oktober hingga November 2026.
Persiapan kegiatan dibagi menjadi dua agenda utama. Kegiatan bersama ormas dan stakeholder direncanakan berlangsung pada 12–25 Oktober 2026, sedangkan sosialisasi di sekolah dan perguruan tinggi dijadwalkan mulai 26 Oktober hingga akhir November 2026.
Ketua Bawaslu Kota Balikpapan, Wasanti, menegaskan pentingnya kesiapan dan koordinasi yang matang agar pelaksanaan kegiatan berjalan efektif serta mampu memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu.
“Pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Karena itu, koordinasi dan kerja sama dengan organisasi masyarakat, sekolah, serta perguruan tinggi menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran demokrasi dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu,” ujar Wasanti.
Dalam rapat tersebut, Bawaslu Kota Balikpapan juga membahas perkembangan koordinasi dengan sejumlah organisasi masyarakat dan lembaga pendidikan, termasuk persiapan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) serta perjanjian kerja sama. Koordinasi dilakukan untuk memastikan kesepakatan bersama dan kesiapan mitra sebelum kegiatan dilaksanakan.
Selain agenda sosialisasi, kesiapan teknis turut menjadi perhatian, mulai dari kepastian jadwal, jumlah peserta, narasumber, perlengkapan kegiatan, hingga kebutuhan administrasi. Bawaslu Kota Balikpapan juga menekankan pentingnya tertib administrasi dan pelaporan keuangan sebagai bagian dari akuntabilitas pelaksanaan kegiatan.
Melalui persiapan tersebut, Bawaslu Kota Balikpapan berharap sinergi dengan stakeholder, organisasi masyarakat, dan lembaga pendidikan dapat semakin kuat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman demokrasi serta mendorong terbentuknya pengawasan pemilu partisipatif di Kota Balikpapan.
Nv