Lompat ke isi utama

Berita

Gandeng Duta Pelajar Indonesia, Bawaslu Kota Balikpapan Perkuat Pengawasan Partisipatif di Kalangan Pemilih Pemula

Dokumentasi  Gandeng Duta Pelajar Indonesia, Bawaslu Kota Balikpapan Perkuat Pengawasan Partisipatif di Kalangan Pemilih Pemula

Dokumentasi  Gandeng Duta Pelajar Indonesia, Bawaslu Kota Balikpapan Perkuat Pengawasan Partisipatif di Kalangan Pemilih Pemula

Balikpapan – Bawaslu Kota Balikpapan memperkuat keterlibatan generasi muda dalam pengawasan partisipatif melalui konsolidasi demokrasi bersama semifinalis Duta Pelajar Inspirasi Kota Balikpapan, Jumat (21/8/2026), di Kantor Bawaslu Kota Balikpapan.

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog bagi Bawaslu Kota Balikpapan bersama para semifinalis untuk memperkuat pemahaman mengenai demokrasi, pengawasan pemilu partisipatif, serta peran generasi muda dalam menjaga proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

Anggota Bawaslu Kota Balikpapan, Ahmadi Azis, mengatakan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan pemilu.

“Generasi muda bukan hanya menjadi objek dalam demokrasi, tetapi juga memiliki peran sebagai subjek yang dapat ikut mengawal proses demokrasi. Melalui pengawasan partisipatif, kami berharap para semifinalis Duta Pelajar Inspirasi dapat menjadi agen yang menyampaikan nilai-nilai demokrasi dan mengajak lingkungan sekitarnya untuk bersama-sama menjaga integritas pemilu,” ujarnya.

Dalam konsolidasi tersebut, Bawaslu Kota Balikpapan memberikan pemahaman mengenai pengawasan partisipatif sekaligus mendorong para pelajar untuk mengambil peran aktif dalam kehidupan demokrasi. Sikap kritis, kepedulian, serta keberanian menyampaikan informasi yang benar dinilai menjadi modal penting bagi generasi muda dalam turut mengawal demokrasi.

Keterlibatan semifinalis Duta Pelajar Inspirasi juga tidak berhenti pada kegiatan konsolidasi. Sebagai tindak lanjut, Bawaslu Kota Balikpapan akan melibatkan mereka dalam kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif yang direncanakan berlangsung pada September hingga Oktober 2026.

Sosialisasi tersebut akan menyasar sejumlah lingkungan, antara lain kampus, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan sekolah. Para semifinalis diharapkan dapat mengambil peran dalam menyampaikan pesan-pesan demokrasi, meningkatkan kesadaran mengenai pengawasan pemilu, serta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam mengawal proses demokrasi.

Ahmadi Azis menambahkan, keterlibatan generasi muda secara langsung merupakan bagian dari upaya memperluas gerakan pengawasan partisipatif di masyarakat.

“Kami ingin pengetahuan yang diperoleh dalam konsolidasi ini tidak berhenti sebagai pemahaman, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata. Para semifinalis nantinya dapat menjadi penggerak di lingkungan masing-masing untuk menyampaikan pentingnya demokrasi yang berintegritas dan mengajak masyarakat berani ikut mengawasi,” tambahnya.

Bawaslu Kota Balikpapan berharap kolaborasi bersama semifinalis Duta Pelajar Inspirasi dapat memperluas jangkauan edukasi demokrasi sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga demokrasi bukan hanya menjadi tugas penyelenggara pemilu, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan generasi muda, Bawaslu Kota Balikpapan terus mendorong penguatan pengawasan partisipatif sebagai bagian dari upaya membangun budaya demokrasi yang kritis, aktif, dan berintegritas di Kota Balikpapan.

Nur