Mahasiswa K3 UNIBA Belajar Nilai Pancasila dan Pengawasan Pemilu di Bawaslu Balikpapan
|
Balikpapan, 23 September 2026 — Bawaslu Kota Balikpapan menerima kunjungan edukasi mahasiswa Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Universitas Balikpapan (UNIBA) dalam rangka observasi lapangan serta memperkuat wawasan mengenai penerapan nilai-nilai Pancasila di lingkungan kerja.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Bawaslu Kota Balikpapan tersebut diisi dengan diskusi dan dialog interaktif mengenai keterkaitan nilai-nilai Pancasila dengan tugas pengawasan pemilu. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung bagaimana nilai musyawarah, keadilan, integritas, dan profesionalisme diterapkan dalam pelaksanaan tugas Bawaslu.
Ketua Bawaslu Kota Balikpapan, Wasanti, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penerapan nilai Pancasila menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas pengawasan, khususnya dalam menghadapi dinamika politik dan penyelesaian persoalan kepemiluan.
“Sebagai lembaga pengawas, tugas kami bersentuhan langsung dengan dinamika politik yang terkadang panas. Dalam menyelesaikan sengketa proses pemilu atau menangani pelanggaran, kami tidak boleh bekerja berdasarkan asumsi, melainkan harus objektif, adil, dan transparan,” ujar Wasanti.
Ia menjelaskan, nilai Sila Keempat Pancasila tercermin dalam proses pengambilan keputusan Bawaslu yang mengedepankan musyawarah dan kebijaksanaan. Sementara itu, nilai keadilan sosial menjadi landasan dalam memastikan setiap warga negara mendapatkan perlakuan yang setara dalam proses kepemiluan.
Dalam sesi diskusi, mahasiswa juga mengaitkan ilmu K3 yang mereka pelajari dengan tugas pengawasan pemilu, khususnya terkait mitigasi risiko, perlindungan kelompok rentan, serta upaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Bawaslu Kota Balikpapan turut membuka ruang kolaborasi dengan kalangan akademisi dan mahasiswa. Hal tersebut mencakup peluang kerja sama dalam kegiatan penelitian, magang maupun Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik yang berkaitan dengan pengawasan partisipatif.
Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai Pancasila, tetapi juga melihat secara langsung penerapannya dalam dunia kerja, khususnya dalam menjaga integritas, keadilan, dan demokrasi di Kota Balikpapan. Kegiatan juga menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dan dunia pendidikan dalam mendukung pengawasan partisipatif.
Nv