Bawaslu Kota Balikpapan Ikuti Monev Pengelolaan Bantuan Keuangan Parpol di DPC Hanura
|
BALIKPAPAN - Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Balikpapan bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Inspektorat Kota Balikpapan melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Pengelolaan Bantuan Keuangan Partai Politik Tahun 2026 di Kantor DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Balikpapan, Senin (07/09/2026).
Kegiatan monev ini merupakan bagian dari pembinaan kepada partai politik untuk memastikan pengelolaan bantuan keuangan (Bankeu Parpol) berjalan secara tertib, transparan, akuntabel, dan sesuai peruntukan. Evaluasi dilakukan berdasarkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Tahun 2025 dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Dalam kegiatan tersebut, Partai Hanura menyampaikan bahwa secara keseluruhan pengelolaan dan LPJ Bankeu Tahun 2025 telah dilaksanakan sesuai ketentuan. Pihaknya juga menyatakan komitmen untuk terus memperbaiki administrasi dan menyiapkan bukti pertanggungjawaban dengan lebih baik, termasuk untuk menghadapi kemungkinan pemeriksaan substantif oleh BPK.
Sekretaris Kesbangpol, Dian Wasesa, menyampaikan bahwa laporan Partai Hanura telah memenuhi kriteria berdasarkan opini BPK dan menjadi tolok ukur penting dalam pemberian bantuan pada periode berikutnya.
Sementara itu, Kesbangpol juga menyampaikan bahwa terdapat rencana kenaikan besaran Bankeu Parpol Tahun 2026 yang telah disetujui dan saat ini masih menunggu proses pengesahan melalui APBD Perubahan. Karena waktu pengamprahan dan pelaksanaan kegiatan diperkirakan hanya sekitar satu bulan, partai diminta segera melengkapi dokumen administrasi.
Untuk mekanisme ke depan, mulai tahun 2027 penyaluran Bankeu direncanakan akan dilakukan satu kali dalam satu tahun, tidak lagi per termin.
Kegiatan monev yang berlangsung di Kantor Partai Hanura tersebut dihadiri oleh jajaran Kesbangpol Kota Balikpapan, Anggota Bawaslu Kota Balikpapan Dedi Irawan, Ketua KPU Kota Balikpapan Yudho, serta perwakilan Inspektorat.
Ketua KPU Kota Balikpapan, Yudho, berharap bantuan keuangan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung fungsi partai, terutama pendidikan politik kepada masyarakat dan konstituen.
Dalam paparannya, Anggota Bswaslu Kota Balikpapan Dedi Irawan menyampaikan bahwa pada Pemilu/Pilkada Tahun 2024, Partai Hanura memperoleh 9.797 suara dan berada di peringkat ke-8 dengan perolehan 2 kursi DPRD. Capaian tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi dan motivasi untuk meningkatkan konsolidasi dan kinerja organisasi.
"Kami di Bawaslu Kota Balikpapan saat ini sedang melaksanakan agenda Konsolidasi Demokrasi sebagai upaya memperkuat komunikasi, koordinasi, dan pendidikan demokrasi. Kami berharap partai politik dapat menjadi mitra strategis dalam membangun demokrasi yang berkualitas dan berintegritas," ujar Dedi Irawan.
Ia juga menambahkan pentingnya persiapan dini menghadapi tahapan pemilu mendatang.
"Keberhasilan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi membutuhkan dukungan semua pihak termasuk partai politik. Kami mengimbau Partai Hanura untuk mulai mempersiapkan sejak dini, tidak hanya aspek politik, tetapi juga kelengkapan administrasi, keanggotaan, dan penguatan struktur kesekretariatan, agar tertib dan memenuhi seluruh ketentuan tahapan pemilu," tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu berharap sinergi antara penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, dan partai politik terus terjaga demi mewujudkan pengelolaan bantuan keuangan yang transparan dan pendidikan politik yang berkualitas bagi masyarakat Kota Balikpapan.
Nita