Lompat ke isi utama

Berita

Saring Sebelum Sharing, Ahmadi Azis Ajak Pelajar Waspada Bahaya Hoax

Anggota Bawaslu Balikpapan, Ahmadi Azis memberikan amanat upacara didepan puluhan siswa SMAN Kota Balikpapan

Anggota Bawaslu Balikpapan, Ahmadi Azis memberikan amanat upacara didepan puluhan siswa SMAN Kota Balikpapan

BALIKPAPAN, 19 Januari 2026 - Bawaslu Kota Balikpapan melaksanakan sosialisasi pendidikan politik dan pemilu kepada siswa SMA Negeri 6 Balikpapan pada Senin (19/1/2026). Dalam kegiatan yang berlangsung di lapangan upacara tersebut, Anggota Bawaslu Balikpapan, Ahmadi Azis, menekankan pentingnya prinsip "Saring Sebelum Sharing" untuk membekali pemilih pemula menghadapi bahaya hoaks di media sosial.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian upacara bendera rutin. Sosialisasi disampaikan langsung melalui amanat pembina upacara dan dilanjutkan dengan penyampaian materi singkat mengenai demokrasi kepada seluruh peserta. Fokus utama kegiatan adalah meningkatkan pemahaman serta kesadaran siswa sebagai pemilih pemula agar terlibat aktif dan bijak dalam pesta demokrasi.

Ahmadi Azis dalam arahannya mengajak para pelajar untuk menjadi garda terdepan dalam memerangi berita bohong. Ia mengingatkan bahwa hoaks dapat memecah belah persatuan dan mencederai integritas Pemilu.

"Sebagai generasi digital, siswa harus kritis. Jangan langsung menyebarkan informasi yang diterima. Verifikasi dulu kebenarannya agar tidak terjebak dalam penyebaran hoaks," tegas Ahmadi.

Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Balikpapan, Bapak Drs. H. Zaenuri, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Bawaslu ini. Beliau menilai edukasi politik sangat penting diberikan di lingkungan sekolah agar siswa memiliki landasan etika yang kuat saat mulai menggunakan hak pilihnya nanti.

Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bawaslu Kota Balikpapan dalam melakukan pencegahan pelanggaran Pemilu melalui jalur pendidikan. Dengan menyasar sekolah-sekolah, diharapkan partisipasi pemilih pemula dapat meningkat secara kualitas maupun kuantitas, sekaligus menciptakan iklim digital yang sehat selama tahapan Pemilu berlangsung.

Editor : Awatar