Lompat ke isi utama

Berita

Wujudkan Lingkungan Kerja Sehat, Aman dan Nyaman: Bawaslu Balikpapan Gelar Pelatihan K3 bagi Seluruh Jajaran

Wujudkan Lingkungan Kerja Sehat, Aman dan Nyaman: Bawaslu Balikpapan Gelar Pelatihan K3 bagi Seluruh Jajaran

Kegiatan Peningkatan Kapasitas yang diisi oleh dr. Iwan Zulfikar, M.Si. dan Dr. Komeyni Rusba, S.Si., M.Sc.

Balikpapan, 21 November 2025 — Bawaslu Kota Balikpapan menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas tentang penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Jum’at, 21 November 2025, sebagai upaya memperkuat budaya kerja aman dan meningkatkan kesejahteraan seluruh jajaran pengawas pemilu. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Balikpapan dan diikuti oleh seluruh staf sekretariat serta pengawas pemilu tingkat kecamatan.

Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Agus Sudirman, S.E., M.E., selaku Koordinator Divisi SDMO Diklat, yang menekankan pentingnya penerapan K3 dalam rutinitas kerja sehari-hari. Ia menyoroti bahwa keselamatan dan kesehatan kerja bukan hanya sebatas kewajiban regulatif, tetapi merupakan bentuk penghargaan kepada para pengawas yang menjalankan tugas berat di lapangan maupun di kantor. “Di balik tugas pengawasan yang berat, ada orang-orang yang bekerja dengan sepenuh hati. Tugas kami adalah memastikan mereka merasa aman, nyaman, dan dihargai,” ujarnya.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber berkompeten, yaitu dr. Iwan Zulfikar, M.Si. dan Dr. Komeyni Rusba, S.Si., M.Sc. Keduanya memberikan materi terkait prinsip dasar K3, identifikasi risiko kerja, standar keselamatan ruang kantor, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari.

Iwan Zulfikar menegaskan bahwa penerapan K3 harus dimulai dari kesadaran diri masing-masing pegawai. “Keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab lembaga, tetapi juga kesadaran pribadi setiap individu,” jelasnya.

Sementara itu, Komeyni Rusba mengajak peserta untuk membangun budaya kerja yang penuh kepedulian. Ia menyampaikan bahwa keselamatan bukan hanya persoalan prosedur teknis. “Keselamatan itu bukan hanya soal standar, tetapi soal kepedulian—kepedulian terhadap diri sendiri, rekan kerja, dan lingkungan yang menjadi rumah kedua,” tuturnya.

Peserta pelatihan mendapatkan pengetahuan mengenai prosedur penanganan keadaan darurat, cara mengenali potensi bahaya di area kerja, hingga praktik-praktik sederhana untuk menekan risiko kecelakaan. Diskusi interaktif dan sesi tanya jawab turut memperkaya pemahaman peserta mengenai pentingnya K3 dalam setiap aktivitas kedinasan.

Melalui pelatihan ini, Bawaslu Kota Balikpapan berharap terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan suportif. Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan lembaga dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu yang penuh tantangan dan membutuhkan ketangguhan fisik maupun mental.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Bawaslu Kota Balikpapan menegaskan komitmennya dalam membangun ruang kerja yang manusiawi, aman, dan kondusif sebagai pondasi penting untuk mendukung pengawasan pemilu yang profesional dan berintegritas.

Oleh: Abhisty Muthia