Perkuat Kelembagaan, Wamustofa Hamzah : Penguatan Internal adalah Fondasi Utama Kinerja Pengawas Pemilu Profesional
|
BALIKPAPAN, 23 Januari 2025. - Kepercayaan publik terhadap demokrasi tidak jatuh dari langit, ia lahir dari lembaga pengawas yang solid, berani, dan profesional. Sadar akan tanggung jawab besar tersebut, Bawaslu Kota Balikpapan menggelar kegiatan peningkatan kapasitas guna membedah implementasi Perbawaslu Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tata Kerja dan Pola Hubungan, sebuah aturan main yang menjadi kompas dalam menjaga harmoni kerja pengawas pemilu.
Hadir sebagai narasumber utama, Koordinator Divisi SDM Bawaslu Kaltim, Wamustofa Hamzah, SH., MH., menegaskan bahwa penguatan internal SDM adalah kunci utama yang menentukan kualitas kinerja lembaga di mata publik. Ia menekankan bahwa regulasi hanyalah benda mati jika tidak dijalankan oleh manusia yang memiliki kompetensi tinggi dan keberanian moral.
Dalam arahannya yang humanis, Wamustofa merangkum tiga hal fundamental yang wajib dimiliki Bawaslu untuk mencapai performa terbaik:
- SDM Berkualitas: Tidak ada jalan pintas menuju profesionalisme. Dibutuhkan pelatihan rutin dan peningkatan kapasitas agar setiap pengawas sigap menghadapi dinamika di lapangan.
- Kepemimpinan Berani: Pemimpin di Bawaslu harus mampu memadukan gaya egaliter (merangkul semua staf tanpa sekat) dengan ketegasan dalam mengambil keputusan krusial.
- Tata Kelola Jelas: Adanya SOP dan kebijakan yang terukur memastikan setiap langkah pengawasan memiliki landasan yang kuat, sehingga tidak ada keraguan dalam bertindak.
Mengapa internal Bawaslu harus kuat? Wamustofa menjelaskan bahwa muara dari semua perbaikan ini adalah pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengawas sebagai bentuk komitmen untuk menyamakan persepsi mengenai pola hubungan kerja yang setara dan kolaboratif. Dengan tata kerja yang rapi, Bawaslu optimis dapat menjadi benteng terakhir dalam menjaga keadilan pemilu di Kalimantan Timur.
Editor : Awatar Fatwa