Pengawasan Pemilu di Era Digital, Bawaslu Balikpapan Tekankan Pentingnya Adaptasi dan Literasi
|
Balikpapan, 26 September 2025 — Bawaslu Kota Balikpapan menggelar Peningkatan Kapasitas bertema “Pengawasan Pemilu di Era Digital”. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Bawaslu Kota Balikpapan, baik pimpinan maupun staf sekretariat. Webinar menghadirkan Pandu Yuhsina Adaba dari Dignity Indonesia sebagai narasumber, dan dimoderatori oleh Kiki Simanullang, staf Bawaslu Kota Balikpapan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas jajaran pengawas pemilu dalam menghadapi dinamika pengawasan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital.
Dalam paparannya, Pandu Yuhsina Adaba menjelaskan bahwa era digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi pengawasan pemilu. Informasi kini menyebar sangat cepat tanpa batas ruang dan waktu, sehingga pengawas pemilu perlu memiliki kemampuan literasi digital yang baik untuk menangkal hoaks, disinformasi, dan politisasi media sosial.
Beberapa tantangan utama yang dibahas antara lain maraknya hoaks dan disinformasi yang menurunkan kepercayaan publik, politik uang digital yang sulit dilacak karena memanfaatkan teknologi transfer dan e-wallet, serta polarisasi opini akibat algoritma media sosial.
Selain itu, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan teknologi juga menjadi isu penting dalam memperkuat kapasitas pengawasan di era digital.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kemampuan jajaran internal dalam mengoptimalkan pengawasan berbasis digital, agar proses demokrasi dapat berjalan dengan lebih transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Penulis: Abhisty M.