Mengasah Kemampuan Menulis Narasi di Era Digital, Bawaslu Balikpapan Gelar Pelatihan Internal
|
Narasi yang disampaikan dengan baik oleh suatu lembaga dapat memberikan dampak besar terhadap citra lembaga tersebut. Hal ini dikarenakan narasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami akan meningkatkan kepercayaan publik.
Sebagai upaya untuk memperkuat hal tersebut, Bawaslu Kota Balikpapan menggelar kegiatan peningkatan kapasitas internal dengan tema “Meningkatkan Kompetensi Menulis Narasi yang Baik dan Mudah Dipahami di Lingkungan Sekretariat Bawaslu Kota Balikpapan.”
Kegiatan ini menghadirkan Agus Susanto, S.Hut., S.H., M.H., Direktur Media Kaltim, sebagai narasumber, dan dipandu oleh Ambar Trisnaputra, S.Kom., staf Bawaslu Kota Balikpapan, sebagai moderator melalui Zoom Meeting.
Dalam sesi tersebut, Agus Susanto menekankan pentingnya menulis narasi yang akurat, berimbang, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik, terutama dalam menghadapi tantangan di era digital saat ini. Ia juga menyampaikan bahwa saat ini sudah tersedia teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dapat digunakan untuk membantu mereview tulisan. Namun, menurutnya, AI hanya sebagai alat bantu untuk memeriksa, bukan untuk menggantikan sepenuhnya proses menulis. Sentuhan manusia tetap mutlak diperlukan untuk menghasilkan narasi yang memiliki kedalaman dan nilai. Selain itu, narasi yang baik adalah narasi yang lugas, tidak bertele-tele, mudah dipahami oleh Masyarakat dan menjawab 5W+1H.
Materi yang disampaikan oleh Agus Susanto sangat menarik. Antusiasme yang tinggi dari peserta zoom siang itu tampak dari keaktifan peserta dalam menanyakan keresahan serta keingin tahuannya seputar teknik menulis narasi yang efektif.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Balikpapan berharap publikasi informasi lembaga dapat menjadi lebih profesional, menarik, dan transparan, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas pemilu.
Oleh: Abhisty Muthia Sari.