Ketua Bawaslu Balikpapan Dorong Mahasiswa Hukum Kuasai Etika dan Praktik Peradilan Melalui Simulasi Sidang di Uniba
|
Balikpapan, 17 Januari 2025 – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Balikpapan, Wasanti, hadir sebagai juri dalam kegiatan peradilan semu yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Balikpapan (Uniba), Selasa (tanggal kegiatan). Kegiatan ini bertujuan melatih kemampuan mahasiswa dalam memahami dan mempraktikkan proses peradilan secara langsung.
Dalam simulasi tersebut, para mahasiswa Fakultas Hukum Uniba memerankan seluruh tahapan sidang, mulai dari pembacaan dakwaan, pembelaan, hingga pembacaan putusan, layaknya proses peradilan sesungguhnya. Kehadiran Ketua Bawaslu sebagai juri menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk mendapatkan perspektif praktis dari lembaga pengawas pemilu.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar prosedur hukum, tetapi juga memahami nilai integritas dan keadilan yang menjadi dasar dalam setiap proses hukum, termasuk dalam penyelesaian sengketa pemilu,” ujar Wasanti, usai kegiatan berlangsung.
Selain memberikan penilaian, Ketua Bawaslu juga berbagi pengalaman terkait peran Bawaslu dalam menangani sengketa pemilu yang masuk ranah peradilan, baik di tingkat Panwaslu maupun dalam proses ajudikasi. Ia menegaskan bahwa pemahaman hukum yang kuat sangat penting dalam menjaga netralitas dan profesionalitas penyelenggara pemilu.
Kegiatan peradilan semu ini merupakan bagian dari kurikulum praktik litigasi di Fakultas Hukum Uniba yang rutin dilaksanakan untuk mengasah keterampilan mahasiswa dalam beracara di pengadilan.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Balikpapan, Mangara Gultom, mengapresiasi partisipasi Ketua Bawaslu dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Ibu Wasanti. Kehadiran beliau memberikan wawasan baru bagi mahasiswa tentang penerapan hukum di dunia nyata, terutama dalam konteks pengawasan pemilu,” ungkap Mangara.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa hukum Uniba semakin memahami keterkaitan antara teori hukum, praktik peradilan, dan dinamika penegakan hukum pemilu, sehingga mampu menjadi calon penegak hukum yang berintegritas dan profesional di masa mendatang.
Penulis: Awatar Wisya