Kelola Emosi, Ciptakan Harmoni: Bawaslu Balikpapan Dorong Budaya Kerja Positif
|
Balikpapan, 7 Oktober 2025 – Bawaslu Kota Balikpapan menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi seluruh jajaran dengan tema “Budaya Kerja Positif Berbasis Kesadaran Diri”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Adhi Suryadi, seorang Mindfulness Coach yang membagikan wawasan tentang pentingnya kesadaran diri dalam membentuk lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.
Kesadaran diri bukan sekadar mengenali kekuatan dan kelemahan pribadi, tetapi juga memahami emosi yang memengaruhi cara kita berinteraksi di tempat kerja. Dengan mengelola emosi secara positif, setiap individu dapat menumbuhkan sikap saling menghormati, terbuka, dan berempati, sehingga tercipta lingkungan kerja yang sehat, kolaboratif, dan penuh semangat.
Dalam penyampaiannya, Adhi Suryadi menjelaskan bagaimana emosi dapat memengaruhi lingkungan sekitar. Ketika seseorang memunculkan emosi marah dalam dirinya, maka energi serupa cenderung akan terpancar dan mengundang emosi serupa dari orang lain. Hal ini tentu tidak baik jika terjadi di lingkungan kerja. Karena itu, setiap individu perlu menghadirkan energi positif dalam dirinya agar suasana kerja yang terbentuk pun menjadi lebih baik dan mendukung kinerja bersama.
Adhi Suryadi juga menguraikan bahwa perasaan manusia terbagi dalam dua hal, yaitu ego dan kesadaran. Ia mengutip teori David R. Hawkins tentang level-level kesadaran manusia yang membedakan antara energi power—yakni kekuatan positif yang terukur—dan force, yaitu paksaan negatif. Berdasarkan peta kesadaran manusia, energi negatif seperti rasa malu, bersalah, takut, dan sedih termasuk dalam kategori force yang dapat memengaruhi frekuensi energi yang terpancar dari diri seseorang.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa emosi negatif tersebut dapat “dibersihkan” layaknya rumah yang kotor. Proses pembersihan “bagasi emosi” dapat dilakukan dengan cara menerima dan melepaskan emosi tersebut, mensyukuri nikmat yang telah diberikan, serta memperbanyak perbuatan positif seperti keikhlasan, sedekah, dan mendoakan sesama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu Kota Balikpapan dapat lebih menyadari dan mengelola emosi yang ada dalam diri, sehingga mampu memancarkan energi positif dan menciptakan budaya kerja yang harmonis, saling mendukung, serta berorientasi pada kinerja terbaik.
Penulis: Abhisty Muthia