Lompat ke isi utama

Berita

Dorong Mahasiswa Jadi Pengawal Demokrasi: Hamrin Tekankan Etika Politik dan Pentingnya Keterlibatan Mahasiswa

Dorong Mahasiswa Jadi Pengawal Demokrasi: Hamrin Tekankan Etika Politik dan Pentingnya Keterlibatan Mahasiswa

Hamrin, S.H., M.H (Anggota Bawaslu Kota Balikpapan) saat menyampaikan materi di Universitas Balikpapan

Anggota Bawaslu Kota Balikpapan, Hamrin, S.H., M.H., menegaskan peran strategis mahasiswa sebagai pengawal demokrasi dalam Sosialisasi Pendidikan Politik bertema “Etika Politik: Pondasi Agen Perubahan yang Berkarakter” yang digelar Kesbangpol Kota Balikpapan di Auditorium Lantai 8 Universitas Balikpapan. Mahasiswa didorong untuk berani bersuara, aktif mengawal kebijakan, serta menolak politik uang demi menjaga integritas kehidupan politik.

Dalam paparannya, Hamrin menyebut etika politik sebagai kompas moral bagi agen perubahan. Ia mendorong mahasiswa untuk kritis terhadap kebijakan publik dan tidak ragu menyampaikan aspirasi ketika terjadi ketidakadilan. “Jika ada kebijakan yang tidak berpihak pada masyarakat, mahasiswa harus berani menyuarakan pendapatnya secara elegan dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Hamrin juga menyoroti pentingnya penggunaan hak pilih dalam Pemilu dan Pilkada. Satu suara, menurutnya, menentukan arah kepemimpinan masa depan, sehingga apatisme harus dilawan. Ia menambahkan bahwa tugas masyarakat tidak berhenti di bilik suara, tetapi terus mengawal kebijakan pemerintah setelah pemimpin terpilih.

Tak kalah penting, ia mengingatkan bahaya politik uang yang dapat melahirkan kebijakan tidak berpihak pada rakyat dan berpotensi menjadi cikal bakal korupsi. Hamrin meminta mahasiswa dan masyarakat menolak segala bentuk pemberian yang mengarah pada pembelian suara, serta melaporkannya kepada Bawaslu.

Kegiatan ini diharapkan membentuk kesadaran politik dan karakter kepemimpinan yang berintegritas pada mahasiswa sebagai generasi penerus yang memiliki peran penting dalam menjaga demokrasi tetap sehat dan bermartabat.

Penulis: Awatar Wisya F