Capacity Building: Membangun Komitmen Kinerja
|
Balikpapan, 29 Juli 2025 – Meskipun tahapan Pemilu Serentak 2024 telah usai, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kabupaten/kota tetap memiliki tanggung jawab besar. Tidak hanya menjaga akuntabilitas dan membangun kepercayaan publik, Bawaslu juga terus berupaya meningkatkan kualitas internal. Bawaslu Kota Balikpapan menjadi salah satu yang aktif menunjukkan komitmen ini melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan sekretariat.
Upaya ini krusial untuk memastikan seluruh pegawai memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang mumpuni dalam menghadapi pesta demokrasi di masa mendatang.
Pada Selasa, 29 Juli 2025, Bawaslu Kota Balikpapan menyelenggarakan diskusi internal penting. Topik yang dibahas mencakup kewenangan penyelesaian sengketa, jaringan dokumentasi dan informasi hukum, serta advokasi hukum—semua diatur dalam peraturan Bawaslu. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Republik Indonesia, yang penempatannya tersebar di berbagai daerah, termasuk delapan orang di sekretariat Bawaslu Kota Balikpapan.
Para PPPK yang baru bergabung ini segera beradaptasi dengan mendalami pemahaman kepemiluan. Dalam sesi diskusi yang berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang, staf Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, memaparkan materi secara bergantian di hadapan para komisioner, kepala sekretariat, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan sekretariat.
Dedi Irawan, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, dalam sambutannya menekankan pentingnya diskusi ini sebagai media pembelajaran bagi seluruh PPPK baru. "Saya berharap para peserta mampu menguasai materi dan dapat menerapkannya secara profesional pada saat pelaksanaan pemilu dan pemilihan mendatang," ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Sekretariat, Jainalsyah, menambahkan bahwa setiap kegiatan wajib didokumentasikan. "Hasilnya harus dinarasikan secara baik dan akurat sebagai bentuk pertanggungjawaban serta upaya membangun kepercayaan publik," tegasnya.
Meskipun dilaksanakan secara internal dan sederhana, diskusi ini berlangsung dengan antusiasme tinggi. Interaksi dinamis terlihat dari saling bertukar pertanyaan dan jawaban antarpegawai, serta berbagi pengetahuan terkait isu-isu kepemiluan. Kondisi ini mencerminkan indikator positif dalam membangun budaya kerja kolaboratif dan memperkuat pemahaman internal tentang pengawasan pemilu.
Kegiatan peningkatan kapasitas internal semacam ini bukanlah hal baru bagi Bawaslu Kota Balikpapan. Sebelumnya, penguatan kapasitas rutin telah dilaksanakan hingga empat kali dalam sebulan, dengan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan profesional, baik skala nasional maupun daerah. Ini bertujuan memperluas wawasan pegawai terhadap dinamika kepemiluan dan tantangan demokrasi yang kian kompleks.
Agus Sudirman, Koordinator Divisi SDM, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas individu. "Teman-teman harus terus meningkatkan pengetahuan. Ini bukan hanya untuk kepentingan lembaga, tetapi lebih dari itu, untuk pengembangan diri teman-teman sendiri. Sebab, kalian adalah aparatur organik di lembaga ini," pungkasnya.
Penulis: Dedi Irawan, S.H.I., M.H.
Editor: Tia