Lompat ke isi utama

Berita

Demi Memperluas Literasi Politik, Bawaslu Kota Balikpapan Menyerahkan Buku-Buku Kepemiluan

Dokumentasi Bawaslu Kota Balikpapan Menyerahkan Buku-Buku Kepemiluan

Dokumentasi Bawaslu Kota Balikpapan Menyerahkan Buku-Buku Kepemiluan

BALIKPAPAN — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Balikpapan secara resmi menyerahkan sejumlah koleksi buku bertema kepemiluan dan pengawasan pemilu kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disputakar) Kota Balikpapan pada Selasa, 21 Juli 2026. Penyerahan ini menjadi langkah strategis Bawaslu dalam memperluas literasi politik dan pengawasan partisipatif bagi masyarakat Kota Balikpapan.

Penyerahan hibah buku tersebut dihadiri langsung oleh Anggota Bawaslu Kota Balikpapan, *Ahmadi Azis, dan diterima hangat oleh Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Balikpapan, **Neny Dwi*, bertempat di Kantor Disputakar Kota Balikpapan.

Kegiatan ini merupakan proses lanjutan dari bentuk kerja sama yang telah terjalin antara kedua institusi terkait pembentukan dan pengembangan Pojok Pengawasan Literasi.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmadi Azis menyampaikan bahwa penyerahan buku-buku kepemiluan ini merupakan komitmen Bawaslu untuk memperkuat Pojok Pengawasan Literasi serta menyediakan referensi bacaan yang informatif, edukatif, dan mudah diakses oleh publik luas.
"Pengawasan pemilu yang ideal lahir dari masyarakat yang paham akan hak dan kewajibannya. Melalui koleksi buku kepemiluan yang kami tempatkan di Pojok Pengawasan Literasi perpustakaan daerah ini, kami berharap warga Balikpapan, khususnya kaum muda dan mahasiswa, dapat semakin memahami dinamika demokrasi serta pentingnya pengawasan partisipatif," ujar Kordiv. Pencegahan, Parmas dan Humas.

Buku-buku yang diserahkan mencakup berbagai topik penting, mulai dari sejarah dan dinamika regulasi pemilu di Indonesia, catatan evaluasi pengawasan pemilu dan pilkada, hingga panduan praktis keterlibatan warga dalam mengawal proses demokrasi.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Balikpapan, Neny Dwi, menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif kolaboratif dari Bawaslu Kota Balikpapan. Ia menegaskan bahwa hadirnya koleksi baru bertema kepemiluan ini akan semakin memperkaya khazanah pustaka daerah.

Lebih lanjut, pihak Disperpustakar Kota Balikpapan berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada penyerahan buku semata, melainkan dapat melahirkan program-program edukatif baru ke depannya.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan hibah buku dari Bawaslu Kota Balikpapan. Kehadiran buku-buku ini tentu melengkapi Pojok Pengawasan Literasi di perpustakaan kami. Ke depan, kami berharap kolaborasi dengan Bawaslu Kota Balikpapan dapat menciptakan program-program baru, seperti ruang literasi atau kegiatan diskusi bedah buku yang dapat dilaksanakan di gazebo ataupun aula Dispustakar. Kami sangat siap memfasilitasi tempat untuk kegiatan sosialisasi maupun diskusi demokrasi bersama masyarakat," ungkap Neny Dwi.

Dengan tersedianya literasi kepemiluan di perpustakaan daerah serta potensi kegiatan diskusi interaktif di masa depan, kedua pihak optimistis kesadaran politik dan partisipasi aktif masyarakat Kota Balikpapan akan terus meningkat demi terciptanya kualitas pemilu yang semakin bersih, jujur, dan berintegritas.

Afrizal