Bawaslu RI dan Komisi II DPR RI Perkuat Pengawasan Partisipatif, Ajak Masyarakat Kawal Demokrasi Sejak Dini
|
Bawaslu Republik Indonesia bersama Anggota Komisi II DPR RI, Edi Oloan Pasaribu, menggelar kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Gedung Kesenian Kota Balikpapan, Sabtu (18/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran masyarakat dalam mengawal penyelenggaraan Pemilu yang demokratis, berintegritas, dan berkualitas.
Mewakili Bawaslu RI, Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur, Mustofa Hamzah, membuka kegiatan sekaligus menegaskan bahwa penguatan demokrasi tidak hanya dilakukan menjelang tahapan Pemilu, tetapi harus dibangun secara berkelanjutan melalui keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Pemilu dimulai dari penguatan demokrasi sejak saat ini. Persiapan dan pengawasan harus dibangun bersama, tidak hanya ketika tahapan pemungutan suara berlangsung,” ujar Mustofa Hamzah.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi II DPR RI, Edi Oloan Pasaribu, menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Pemilu sangat bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi antara penyelenggara Pemilu, pemerintah, legislatif, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan Pemilu yang demokratis, transparan, dan berintegritas.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Bawaslu terus memperkuat budaya pengawasan partisipatif dengan mendorong keterlibatan masyarakat sebagai mitra strategis dalam mengawal setiap proses demokrasi. Partisipasi aktif publik diharapkan mampu menjadi fondasi dalam menciptakan penyelenggaraan Pemilu yang jujur, adil, serta semakin berkualitas.
Nurhasanah