Lompat ke isi utama

Berita

Terima Riset K3 Mahasiswa UNIBA, Bawaslu Balikpapan Dukung Hasil Penelitian Guna Benahi Lingkungan Kerja Berbasis Keselamatan Karyawan

Anggota Bawaslu Balikpapan terima kunjungan sekaligus permohonan penelitian dari perwakilan mahasiswa Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Universitas Balikpapan (UNIBA).

Anggota Bawaslu Balikpapan terima kunjungan sekaligus permohonan penelitian dari perwakilan mahasiswa Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Universitas Balikpapan (UNIBA).

BALIKPAPAN, 13 MEI 2026 - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Balikpapan menerima kunjungan sekaligus permohonan penelitian dari perwakilan mahasiswa Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Universitas Balikpapan (UNIBA). Kehadiran akademisi muda ini disambut baik sebagai bentuk kepedulian nyata dunia kampus terhadap kesehatan lingkungan kerja di lembaga pengawas pemilu.

Bukan sekadar formalitas, mahasiswa UNIBA tersebut membawa ide penelitian yang sangat menarik dan kontekstual mengenai analisis risiko ergonomi postur duduk kerja pada karyawan Bawaslu Kota Balikpapan. Secara spesifik, penelitian ini akan membedah posisi tubuh mulai dari bagian badan hingga leher karyawan saat bertugas, yang nantinya akan dianalisis secara ilmiah menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (RULA).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Balikpapan ini berjalan dengan diskusi yang produktif. Bawaslu Balikpapan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas dipilihnya instansi ini sebagai objek kajian ilmiah yang krusial bagi kesejahteraan staf.

Anggota Bawaslu Balikpapan, Agus Sudirman menegaskan bahwa perhatian dari kalangan akademis seperti ini adalah angin segar yang sangat dibutuhkan oleh lembaga.

"Kami sangat bersyukur dan menyambut baik perhatian serta kerja sama ilmiah dari rekan-rekan mahasiswa K3 Universitas Balikpapan. Tugas-tugas pengawasan pemilu sering kali menuntut staf kami untuk bekerja di depan komputer dalam durasi yang panjang. Oleh karena itu, ide penelitian mengenai risiko ergonomi postur duduk ini sangat relevan dengan kondisi riil di lapangan," ungkap Agus Sudirman saat menerima kunjungan.

 

Metode RULA yang dibawa dalam riset ini diharapkan mampu memberikan gambaran objektif dan detail mengenai tingkat risiko cedera otot atau gangguan inklusif lainnya akibat posisi duduk yang salah selama jam kerja. Bagi Bawaslu Balikpapan, hasil akhir dari penelitian ini tidak akan sekadar menjadi tumpukan kertas di rak dokumen, melainkan akan dijadikan rujukan resmi untuk melakukan evaluasi. Temuan-temuan riset tersebut diproyeksikan menjadi booster (pendorong utama) bagi lembaga untuk terus melakukan pembenahan kelembagaan yang kuat, khususnya dalam menciptakan lingkungan kerja fisik maupun non-fisik yang aman dan sehat.

Kunjungan ini menjadi sinergi antara Bawaslu Balikpapan dan institusi pendidikan di Balikpapan terus berjalan dinamis. Melalui keterbukaan terhadap riset K3 ini, Bawaslu Balikpapan ingin memastikan bahwa performa kerja para staf dalam mengawal demokrasi juga didukung oleh regulasi internal yang memperhatikan aspek kesehatan mereka.

Dengan dimulainya penelitian ini, diharapkan tercipta rekomendasi tata ruang kerja dan pola duduk yang lebih ergonomis di masa depan, demi menjaga produktivitas serta keselamatan kerja seluruh jajaran karyawan Bawaslu Kota Balikpapan.

Foto dan Penulis : Agus Sudirman

Editor : Humas Bawaslu Kota Balikpapan