Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Perkuat Konsolidasi Demokrasi di Universitas Mulia Balikpapan, Siapkan MoU Strategis

Anggota Bawaslu Balikpapan menyerahkan Buku Potret Pengawasan Pilkada 2024 kepada pengurus Universitas Mulia

Anggota Bawaslu Balikpapan menyerahkan Buku Potret Pengawasan Pilkada 2024 kepada pengurus Universitas Mulia

BALIKPAPAN, 29 APRIL 2026 -  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terus mengintensifkan penguatan demokrasi melalui kolaborasi dengan kalangan akademisi. Pada Rabu, 29 April 2026, Bawaslu melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi di Universitas Mulia sebagai bagian dari langkah strategis menuju kualitas Pemilu yang lebih baik.

Kehadiran Bawaslu disambut langsung oleh Rektor Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H. yang menyampaikan dukungan penuh terhadap penguatan literasi demokrasi di lingkungan kampus. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang kritis, berintegritas, serta aktif dalam kehidupan demokrasi.

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu juga mendorong pengawasan partisipatif dengan melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan. Diskusi yang berlangsung mencakup berbagai isu strategis, mulai dari pemutakhiran data pemilih, tantangan pengawasan di era digital, hingga pentingnya menjaga netralitas dan integritas menjelang Pemilu 2029. Ke depan, Bawaslu berkomitmen memberikan pendidikan politik kepada mahasiswa serta membuka peluang bagi mahasiswa Universitas Mulia yang berminat untuk mengikuti program magang di Bawaslu Kota Balikpapan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam penguatan demokrasi.

"Kami tidak bisa bekerja sendirian. Mahasiswa dan kampus dengan daya kritisnya adalah mitra strategis Bawaslu dalam membendung disinformasi dan pelanggaran pemilu di era digital. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa energi muda di Universitas Mulia tersalurkan dalam saluran yang tepat, yakni pengawasan partisipatif yang berintegritas," ujar Ahmadi Azis.

Tidak hanya itu, konsolidasi ini turut menghasilkan rencana kerja sama jangka panjang melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bawaslu dan Universitas Mulia. MoU ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi, khususnya dalam bidang pendidikan politik, penelitian kepemiluan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Selain itu, Bawaslu juga tengah membuka pendaftaran Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang berlangsung pada 27–29 April 2026.

"Kerja sama ini adalah jembatan bagi mahasiswa kami untuk merasakan langsung bagaimana teori demokrasi dipraktikkan di lapangan. Kami sangat mendukung program magang dan riset bersama ini, karena tugas perguruan tinggi bukan hanya mencetak lulusan yang pintar secara akademik, tapi juga warga negara yang bertanggung jawab terhadap masa depan demokrasi negaranya," ungkap Rektor Universitas Mulia, Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memahami dan terlibat aktif dalam pengawasan Pemilu. Bawaslu berharap mahasiswa dari Universitas Mulia dapat mengambil bagian dalam program ini sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kualitas demokrasi.

Melalui konsolidasi, rencana MoU, serta pembukaan program P2P ini, diharapkan terbangun ekosistem demokrasi yang lebih partisipatif, edukatif, dan berintegritas di Kota Balikpapan.

Penulis dan Foto : Rizki Rahmat S

Editor : Humas Bawaslu Kota Balikpapan