Audiensi dengan Kapolresta, Bawaslu Balikpapan Tekankan Sinergi Strategis Kawal Demokrasi
|
BALIKPAPAN, 5 MEI 2026 - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Balikpapan melakukan kunjungan audiensi strategis ke Markas Polresta Balikpapan dalam rangka konsolidasi demokrasi dan penguatan sinergi antarlembaga. Pertemuan ini menjadi langkah awal koordinasi antara jajaran pimpinan Bawaslu dengan Kapolresta Balikpapan yang baru menjabat, Kombes Pol Jerrold H. Y. Kumontoy.
Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Bawaslu Balikpapan, Wasanti, didampingi jajaran pimpinan lainnya yakni Dedi Irawan, Hamrin, dan Agus Sudirman. Fokus utama pertemuan ini adalah membangun kesepahaman terkait pengamanan pemilu, penegakan hukum melalui Sentra Gakkumdu, hingga sinkronisasi pemetaan kerawanan wilayah.
Sinergi Pengawasan dan Keamanan
Ketua Bawaslu Kota Balikpapan, Wasanti, menegaskan bahwa silaturahmi ini merupakan fondasi penting mengingat kepolisian adalah mitra vital dalam setiap tahapan pemilu. Menurutnya, kesuksesan pesta demokrasi sangat bergantung pada kolaborasi di lapangan.
"Kami ingin memastikan bahwa pintu komunikasi dengan Polresta Balikpapan selalu terbuka luas. Sinergi ini bukan hanya soal formalitas, tapi kerja nyata di lapangan, mulai dari pencegahan, pengamanan, hingga penegakan hukum terpadu di Sentra Gakkumdu," ujar Wasanti.
Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold H. Y. Kumontoy menyambut baik inisiatif Bawaslu. Ia menyatakan kesiapan institusinya untuk mendukung penuh tugas-tugas pengawasan demi menjaga kondusivitas Kota Balikpapan.
"Polresta Balikpapan berkomitmen penuh mengawal jalannya demokrasi. Kami siap menyelaraskan langkah dengan Bawaslu agar setiap tahapan berjalan aman dan tertib. Pengamanan bukan hanya soal fisik, tapi juga memastikan aturan ditegakkan," tegas Kombes Pol Jerrold H. Y. Kumontoy.
Penyelarasan Indeks Kerawanan dan Netralitas
Selain membahas pengamanan secara umum, audiensi ini juga menyentuh aspek teknis mengenai pemetaan potensi konflik. Bawaslu berharap ada integrasi antara Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) milik Bawaslu dengan indeks kerawanan kamtibmas milik kepolisian.
"Kami berharap ke depan ada kolaborasi dalam penyusunan indeks kerawanan. Bawaslu melihat dari sisi penyelenggaraan, sementara Polri dari sisi keamanan. Jika kedua data ini dipadukan, kita akan punya peta deteksi dini yang sangat akurat," tambah Wasanti.
Di akhir pertemuan, Bawaslu juga menyampaikan rencana kegiatan lanjutan berupa sosialisasi terkait Netralitas Polri. Bawaslu berharap dapat diberikan kesempatan untuk memberikan edukasi regulasi kepada jajaran personel kepolisian agar tetap profesional dan tidak memihak dalam kontestasi politik yang akan datang.
Foto dan Penulis : Awatar WF
Editor : Humas Bawaslu Kota Balikpapan