; charset=UTF-8"> Tingkatkan Kompentensi Staf Kehumasan lewat Pelatihan, Agus: Semua Berita Pengawasan Layak Dipublikasikan - Bawaslu Kota Balikpapan fungsi

Tingkatkan Kompentensi Staf Kehumasan lewat Pelatihan, Agus: Semua Berita Pengawasan Layak Dipublikasikan

Bawaslu Kota Balikpapan – Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kalimantan Timur (Bawaslu Kaltim) terus berupaya meningkatkan kompetensi dan pengetahuan staf di lingkungan kehumasan Bawaslu Kabupaten Kota. Salah satunya melaksanakan ‘Pelatihan Jurnalistik Berita untuk Publikasi Pilkada 2020’, melalui komunikasi dalam jaringan (daring), Kamis (23/4/2020).

Kegiatan yang dilaksanakan di tengah pandemi covid 19 ini, diikuti staf Bawaslu Kabupaten Kota se-Kaltim ini, menghadirkan narasumber mantan Direktur Bontang Post Agus Susanto yang juga Anggota Bawaslu Kota Bontang. Pelatihan jurnalistik yang sejatinya dilaksanakan di bulan Maret ini, dipandu langsung Koordinator Divisi Hukum dan Humas Bawaslu Kalimantan Timur Muhammad Ramli. 

Adapun tujuan kegiatan pimpinan dan staf kehumasan Bawaslu Kabupaten Kota adalah menambah kompetensi dan pengetahuan jurnalistik terutama bagi para staf kehumasan dalam menjalankan tugas-tugasnya. Harapannya ke depan mereka bisa lebih intens mendokumentasikan dan menuliskan semua kegiatan Bawaslu Kabupaten/Kota masing-masing untuk dipublikasikan.

Unsur dalam menulis, unsur berita, jenis berita, gaya penulisan, bentuk tulisan hingga cara penulisan lead (teras berita) dan badan berita disajikan dengan apik oleh pemateri. Informasi tersebut memantik banyak pertanyaan dari peserta kegiatan mulai dibukanya sesi pertanyaan hingga berakhirnya kegiatan.

“Terdapat perbedaan penyajian berita di website dengan di sosial media. Berita yang disajikan di sosial media singkat saja dan memuat unsur 5 W + 1 H yakni What/apa, Who/siapa, Where/dimana, When/kapan dan Why/mengapa, serta How/bagaimana, sedangkan berita di website dapat disajikan dalam beberapa paragraf serta tetap memuat unsur tersebut”, terang Agus

 “Menyajikan lebih dari satu pendapat narasumber dalam sebuah berita baik untuk pembaca, menjadi komparasi atau perbandingan”, ujar Agus

Diakhir pemaparannya, Agus berpendapat “Semua berita pengawasan layak dipublikasikan sebagai bentuk keterbukaan informasi publik”

“Setiap divisi di Kabupaten/Kota diharapkan dapat menyajikan data dan membuat berita untuk selanjutnya diedit oleh staf Kehumasan”, tutur Muhammad Ramli (Koordinator Divisi Hukum dan Humas Bawaslu Kalimantan Timur)

Masyarakat berhak untuk mengetahui informasi terkait tahapan proses pengawasan Pilkada, termasuk jika ada penanganan pelanggaran, “Berita penanganan pelanggaran boleh dipublikasikan tahapan dan prosesnya”, lanjutnya.

Terkait dengan  pertanggungjawaban dan penghargaan terhadap karya penulis, “alangkah baiknya mencantumkan nama penulis”, tutupnya.*)

Penulis : Farida Asmauanna

Develop by ANKEALcode