; charset=UTF-8"> Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) Pertama Melalui Dalam Jaringan (Daring) - Bawaslu Kota Balikpapan fungsi

Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) Pertama Melalui Dalam Jaringan (Daring)

BawasluKotaBalikpapan – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meluncurkan kegiatan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) pertama melalui dalam jaringan (daring)  yang mana ke giatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan pertisipatif pemilu dan pilkada oleh masyarakat serta merupakan perpanjangan tangan Bawaslu dalam menggerakan masyarakat untuk turut andil dalam melaksanakan pengawasan pertisipatif pemilu dan pilkada.

Bawaslu Kota Balikpapan sendiri juga melakukan kegiatan SKPP daring dengan jumlah peserta 22 orang yang berasal dari beberapa organisasi, baik organisasi kemahasiswaan maupun organisasi kepemudaan lainya.

SKPP daring akan di laksanakn selama 3 bulan dengan metode pembelajaran yakni tgl 5-30 Mei proses pembelajaran berupa materi video dan ujian materi kemudian tgl 1-8 Juni dilaksanakan diskusi daring melalui aplikasi zoom/google meet dan diskusi di WA Chat Group setelah itu dilanjutkan pada tanggal 15-22 Juni dilaksanakan ujian daring dan berakhir pada pengumuman kelulusan pada tanggal 29 Juni.

Kordif Pengawasan Bawaslu Kota Balikpapan Ahmadi Azis  menjelaskan Tema dalam kegiatan SKPP ini yakni : pemilu dan pilkada; regulasi pemilu dan pilkada ; kerawanan pemilu dan pilkada; mekanisy pengawasan pemilu dan pilkada; mekanisme penanganan Pelanggaran; mekanisme penyelesaian sengketa; Pengawasan Partisipatif; strategi kehumasan kader pengawas; pemantauan pemilu.

Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) tahun 2020 ini adalah pertama kali di lakukan melalui dalam jaringan (daring) di karenakan adanya Pandemi convic 19, bila tidak ada pandemi kegiatan ini di lakukan secara tatap muka yg dilaksanakan dimasing-masing Bawaslu Kab/Kota yang didampingi oleh Bawaslu Provinsi.

Ahmadi Azis menambahkan ” Harapan kami dari kegiatan ini agar kader-kader yang telah melaksanakan kegiatan proses pembelajaran pada SKPP kali ini yakni menajdi kader yang dapat  memahami pengawasan pemilu dalam proses sebagai partisipasi masyarakat untuk mengawal demokrasi dengan baik kemudian juga para alumni skkp akan dapat menakdi penyelanggara pemilu dimasa yang akan datang sebegai penerus untuk selalu menjaga Marwah lembaga Bawaslu”

Ketua Bawaslu Kota Balikpapan Agustan menjelaskan, Harapan terbesar kita adalah terbentuknya kader2 sebagai perpanjangtangan bawaslu kota balikpapan dalam ikut serta berpartisipasi mengawal kontestasi pemilu terkhusus pelaksanaan pilkada tahun 2020 yang akan digelar seyogyanya bulan september ini, namun berhubung pandemi covid 19 melanda seluruh dunia akibatnya pilkada tersebut ditunda dibulan desember ditahun ini juga. Peserta skpp nantinya setelah selesai mengikuti seluruh rangkaian proses belajar secara daring kita harapkan dapat mensosialisasikan kemasyarat tentang partisipasi pencegahan serta bentuk2 pelanggaran pemilu dan pilkada dalam seluruh tahapannya” ungkapnya .*)

Penulis : Ambar_Trisna

Develop by ANKEALcode