Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif Bawaslu Ditunda Akibat Melonjaknya Penularan Covid-19

By Humas 09 Jul 2021, 21:45:11 WIB SDM & Organisasi
Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif Bawaslu Ditunda Akibat Melonjaknya Penularan Covid-19

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Balikpapan memutuskan menunda kegiatan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) yang rencananya dilaksanakan hari ini, Kamis (8/7/2021).  Hal ini terkait dengan pandemi Covid-19 yang terus meningkat beberapa minggu terakhir.

Anggota Bawaslu Balikpapan, Dedi Irawan mengkonfirmasi penundaan SKPP itu dan belum bisa memastikan kapan akan dilaksanakan. "Kapan, tempatnya dimana, kami belum tahu, masih menunggu arahan dari Bawaslu Republik Indonesia," terangnya melalui sambungan telepon, Rabu malam (7/7/2021).

Menurutnya, lonjakan Covid-19 adalah alasan utama ditundanya SKPP yang sejatinya berlangsung 8 -10 Juli. Di mana arahan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah juga sudah menyatakan agar kegiatan itu tidak dilakukan.

"Kita melihat juga di Kota Balikpapan ini lonjakan Covid cukup meningkat, bahkan sudah memasuki zona merah dan ini menjadi perhatian kita semua," sambungnya.

Dedi menjelaskan tidak hanya di Balikpapan, daerah lain seperti Jawa, Sumatera, Jakarta dan Bandung juga telah menunda SKPP Bawaslu. Sementara untuk wilayah Kalimantan Timur, hanya Kabupaten Kutai Timur yang telah lebih dulu menggelar SKPP tanggal 24 Juni - 26 Juni lalu kemudian disusul Samarinda setelahnya. 

"Kegiatan Bawaslu Balikpapan, Bawaslu PPU dan Bawaslu Paser sebelumnya hanya melakukan pra pendidikan kegiatan di daerah masing-masing, karena ada instruksi untuk menunda, kami memutuskan untuk menunda kegiatan ini," ungkapnya.

Ia menyampaikan jumlah peserta SKPP Bawaslu yang sudah teregistrasi ada sekitar 85 peserta utusan Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara (PPU) dan juga Balikpapan sendiri sebagai tuan rumah, diitambah kepanitiaan sebanyak 15 orang. Namun ditunda akibat tingginya penularan Covid-19.

"Semua informasi terkait pelaksanaan SKPP ini kami sudah punya grup peserta dan panitia, mereka sudah tahu ada penundaan ini dan kami akan selalu menginformasikan kepada mereka segala perkembangan yang ada dari pusat," ucap Dedi Irawan.

---

[Source: https://pusaranmedia.com/read/3573/sekolah-kader-pengawasan-partisipatif-bawaslu-ditunda-akibat-melonjaknya-penularan-covid-19]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment