Penguatan Literasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu/Pemilihan

By Humas 17 Des 2021, 16:30:19 WIB Penyelesaian Sengketa
Penguatan Literasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu/Pemilihan

Balikpapan, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Balikpapan - Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Balikpapan menghadiri acara seminar dan loka karya yang diadakan oleh Bawaslu Republik Indonesia dengan tema “Penguatan Literasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu/Pemilihan” via daring melalui Zoom Meeting di ruang rapat kantor Bawaslu Kota Balikpapan, Kamis (16/12/2021).

Dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Abhan mengapresiasi seluruh tulisan terkait isu penyelesaian sengketa yang telah masuk dan ditinjau. Call of Paper yang diselenggarakan Bawaslu diketahui telah menjadi wadah untuk berbagai unsur masyarakat memberikan perspektifnya dalam Penyelesaian Sengketa proses pemilu maupun pilkada.  Sebagai informasi, dari 63 peserta, sebanyak 20 terpilih sebagai penulis terbaik  yang telah ditetapkan dan akan mempresentasikan karyanya.

Menurutnya penulisan Call of Paper ini dapat menjadi evaluasi dan penguatan untuk menentukan format ideal di dalam penyelesaian sengketa proses pemilu. "Melalui Call of Paper ini saya harapkan banyak masukan untuk penyempurnaan lembaga kami di dalam salah satu tugas penyelesaian sengketa proses," katanya dalam Seminar dan Lokakarya Nasional bertema Penguatan Literasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu/Pemilihan.

Baca Lainnya :

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja menambahkan, adanya seminar dan lokakarya nasional ini juga menjadi ajang untuk memperkuat  teori dan konsep yang dimiliki penyelesaian sengketa. Sehingga dia berharap konsep dalam peradilan sengketa dapat lebih komprehensif. "Mungkin dasar kita sudah cukup kuat tetapi perlu masukan dari teman teman akademisi dan partisipan pemilu/pemantau dan juga akademisi maupun mahasiswa," terang dia.

Acara ini dihadiri Ketua Bawaslu Abhan, Mantan Ketua Bawaslu periode 2008-2012 Nur Hidayat Sardini,  Hakim Konstitusi Saldi Isra (secara daring), Direktur Jenderal  Bidang Politik dan Hukum Umum Kemendagri, Bahtiar (secara daring), seluruh Kordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu di 34 provinsi, KPU RI, MK, Perwakilan Partai Politik, Asosiasi Advokat, Organisasi Masyarakat (Ormas) serta 20 penulis terbaik Call of Paper.

Sementara itu Dedi Irawan, Kordiv Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Balikpapan saat ditemui disela-sela kesibukannya setelah kegiatan tersebut mengatakan bahwa Kewenangan Bawaslu memutus Sengketa Proses Pemilu, adalah kewenangan sangat luar biasa. Bawaslu menjadi semacam quasi peradilan, yang melahirkan sebuah putusan. Putusan Bawaslu harus memberi rasa adil bagi para pihak. Untuk itu penting bagi pengawas pemilu untuk menguasai bagaimana tatacara penyelesaian sengketa dan bagaimana menyusun putusan yang bisa diterima oleh para pihak, Ujar Dedi./*fly

Penulis : Faily




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment