Menginventarisir Potensi Sengketa Pada Tahapan Pendaftaran, Verifikasi Dan Penetapan Peserta Pemilu

By Humas 22 Feb 2022, 15:50:07 WIB Penyelesaian Sengketa
Menginventarisir Potensi Sengketa Pada Tahapan Pendaftaran, Verifikasi Dan Penetapan Peserta Pemilu

Badan Pengawas Pemilu - Bawaslu Kota Balikpapan menerima kunjungan Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur, Hari Dermanto didampingi oleh staff yang membidangi penyelesaian sengketa, Maulana Yusuf.

Kunjungan tersebut dalam rangka monitoring terkait kesiapan Bawaslu Kota Balikpapan serta menginventarisir potensi sengketa pada tahapan pendaftaran, verifikasi dan penetapan peserta Pemilu tahun 2024, dilaksanakan di ruang rapat kantor Bawaslu Kota Balikpapan yang dihadiri oleh ketua dan anggota serta staff seketariat Bawaslu Kota Balikpapan. (Selasa/02/22/2022)

Dedi Irawan Koordinator divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Balikpapan memaparkan terkait kesiapan Divisi Penyelesaian Sengketa baik dari segi Sumber Daya Manusianya sampai dukungan Sarana dan Prasarna, Ia menyebut bahwa dalam rangka melakukan pencegahan terhadap terjadinya sengketa proses pada pemilu tahun 2024 mendatang, ia telah menyusun langkah-langkah priventif diantaranya dengan melakukan peningkatan kapasitas terhadapa Staff Sekretariat dan melakukan sosialisasi baik kepada peserta pemilu maupun kepada masyarakat terkait dengan kewenangan Bawaslu dalam Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu “sebagai langkah pencegahan kami akan melakukan peningkatan kapasitas terhadata staff, melakukan sosialisasi serta akan berkoordinasi dengan KPU untuk memetakan BA maupun Surat Keputusan yang berpotensi menimbulkan sengketa”. ucap dedi

Baca Lainnya :

Sementara itu dalam arahannya Hari mengatakan bahwa sebelum tahapan pencalonan legislatif akan diadakan pendidikan atau pelatihan mediator yang dilaksanakan secara simultan serta pendidikan panitia mediasi dan adjudikasi. Ia juga berharap ditahun memiliki majelis sengketa proses prfesional “ditahun kita bermimpi kita memiliki majelis sengketa proses pemilu yang professional” ucapnya.

Selanjutnya ia juga menyebut bahwa ada lima ciri majelis sengketa proses Pemilu yang professional yaitu memahami manajemen perkara, memiliki kemampuan menggali fakta, membuat pertimbangan hukum, mampu memimpin Mediasi dan Adjudikasi serta menjujung tinggi nilai-nilai imparsial.*/fly

Penulis : Faili





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment